Fundraising Yang Efektif

 


Salah satu hal penting dalam sebuah organisasi nirlaba adalah strategi penggalagan dana. Kenapa ini penting, karena fundraising merupakan tulang punggung sebuah organisasi. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal fundraising membutuhkan strategi dan pendekatan yang tepat. Oleh karena itu langkah awal organisasi saat melakukan penggalangan dana harus menentukan arahan yang benar demi keberlanjutan langkah berikutnya.

Proses tersebut dapat diawali dengan menentukan tujuan dan kebutuhan organisasi terlebih dahulu, selanjutnya organisasi dapat menentukan kemasan program dan siapa saja yang akan direkrut untuk mendukung penggalangan dana terhadap masyarakat yang dijadikan target. Adalah nilai lebih jika organisasi nirlaba memiliki hubungan dekat dengan orang terkenal (selebriti), dengan demikian citra organisasi dapat terangkat dan lebih dikenal oleh masyarakat. Kehadiran mereka selalu menarik donasi dan media untuk datang. Mereka adalah representasi dari budaya hedonis, satu budaya yang sudah menjadi kemajemukan gaya hidup ibu kota.

Pembelajaran sosial berbicara mengenai bagaimana proses individu berprilaku, orang-orang biasanya belajar berperilaku dengan mengamati perilaku orang lain yang dijadikan role mode (tokoh acuan) dan akan terus mengulanginya. Role mode secara umum difahami sebagai orang yang menggunakan beberapa pengaruh atau hanya dengan menjadi dikagumi dalam satu atau beberapa cara telah memberikan pengaruh kepada orang lain. (Nauta dan Kokaly, 2001).

Selebriti saat ini adalah sosok yang terkenal dan berpengaruh dan tentu saja keberadaannya penting, kehadirannya selalu diburu oleh media, malah dalam dekade terakhir ini sosok mereka lebih sering mendatangi dan “hadir” di tengah-tengah masyarakat dalam acara-acara sosial, peluang mereka untuk diekspos kian kuat, apalagi semakin membludaknya tayangan infotainment di setiap stasiun televisi. Media dan infotainment telah memposisikan mereka menjadi role mode sebagai acuan life style, mereka digilai dimana-mana oleh penggemarnya.

Dengan kondisi selebriti yang demikian, maka sosok selebriti memiliki potensi yang signifikan dalam mengerakkan kedermawanan sosial. Mengabaikan pengaruh dari para model terkenal seperti selebriti dalam kaitannya dalam program fundraising adalah bentuk ketertinggalan manajemen yang tidak bisa dimaklumi.

Beberapa strategi penggalangan dana yang intinya ingin memudahkan dalam pelayanan zakat terhadap masyarakat, sudah biasa sekali dilakukan oleh beberapa amil zakat baik yang berupa SMS zakat, Direct Mail, SMS Debet Kartu Rekening, Tranfer Langsung, Penyebaran Broshur, Spanduk, Baliho, Homevisit, Ceramah & Presentasi Program, Tayangan Media, Iklan Koran, Majalah, Radio, TV, Website, Mailinglist dan dll, kesemuanya itu adalah bentuk pelayanan dan informasi semata, adapun program selling dengan melibatkan selebriti untuk menarik muzzakki belum tergarap secara optimal atau lebih tepatnya belum membudaya dikalangan lembaga amil zakat.

Sumber artikel: demustaine.blogdetik.com dan redaksi